Senin, 22 April 2013
REVITALISASI PERTANIAN TIDAK PERLU KE NEGERI CINA
Oleh :
Soreya Dayanti Putri
41612110040
PENDAHULUAN
Pencanangan revitalisasi pertanian dan pemenuhan target peningkatan produksi dua (2) juta ton beras oleh Presiden SBY pada awal tahun 2007
PERMASALAHAN
Sistem pertanian yang bersifat ‘high input’ justru telah menyebabkan:
Rusaknya ekosistem.
Terjadinya ledakan hama.
Turunnya kualitas padi (yang ditandai dengan tingginya kandungan residu kimia dalam beras yang kita konsumsi).
Hilangnya berbagai pengetahuan bercocok tanam yang selama ratusan tahun terbukti ramah lingkungan, murah dan efektif.
Berita tsb bertolak belakang dengan pengalaman penulis selama melakukan program pengabdian masyarakat untuk Departemen Antropologi UI di Indramayu
KESIMPULAN
Seharusnya pemerintah fokus pada bagaimana menciptakan petani-petani kreatif yang mampu mengupayakan usaha budidaya pertanian yang murah, memiliki produktivitas yang tinggi dan sekaligus produknya sehat untuk dikonsumsi. Dengan kata lain menciptakan situasi sama-sama menang ‘win-win solution’
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar